Amin Rais dalam diskusi publik “Buka-bukaan Impor Minyak Pertamina” di Hotel Nikko, Jakarta hari ini, Kamis (17/7/2008). Mengatakan; Indonesia terkenal dengan sumber daya alam yang melimpah ruah. Tapi jika tidak pandai mengelolanya, bisa-bisa Indonesia terkena 3 kutukan. Demikian detik.com dengan rilis: Indonesia Bisa Kena 3 Kutukan.
Mendengar 3 kutukan jadi teringat akan sejarah Nabi Yunus A.S yang telah pernah mengalami 3 kutukan ini, yakni kutukan dalam 3 kegelapan:
Kegelapan Lautan : Terombang-ambing
Kegelapan Malam : Gelap gulita tak tau arah
Kegelapan Perut ikan : Terperangkap
Apa sih sebenarnya Kesalahan Nabi Yunus sehingga mendapat 3 Kutukan itu?
Lajut Baca >>>
oleh: Sutan Lubis
Banyak orang berpendapat bahwa Korupsi itu tindakan Mencuri, Maling atau garong dll.
Jika tindakan Korupsi kita samakan dengan maling, maka kita melakukan diskriminasi terhadap saudara-saudara kita yang benar-benar berprofesi sebagai pencuri, maling atau garong sungguhan. Memakai kata kerja; pencuri, maling, rampok dsb, tentunya harus berlaku UNIVERSAL. Artinya, aktivitas tersebut harus dapat dilakukan oleh siapa saja yang berminat atau segenap orang yang memang sudah berprofesi sebagai pencuri, maling atau rampok tersebut (dalama arti harafiah yang sesungguhnya).
Kenaikan Harga BBM telah membuat kita merasa seperti kecopetan isi dompet kembali, yang belum pulih sejak kasus serupa 2005 lalu. Sebagai Warga Negara, it’s okeyyy… Kita pasrah akan hal ini. Apalagi Media telah berhasil memalingkan perhatian kita ke kasus Ahmadiah vs AKK-BB. Semoga itu benar-benar memuaskan kita sebagai Warga Negara.
Inilah
foto dari:
the Real Blue Energy itu
.
.
.
.
Soheh alias Sah betul bukan…?? Namanya benar-benar sesuai warnanya.
Biruuu…. (Blue, Blue and Blue…).
Satuan Energi yang dihasilkan adalah : Sekian Kalori per Lembar dikali deretan Nol nyeee. Gamblang KagaaaKKK…???? Penemuan nyee
.
“Yaaah mo bgimana laggih… kan emang katanya Pemrintah laggi suuulit…Kan, bukan maunya pak EsBeYe mo nyengsarain kita-kita rakyat inii paaak… Laggian kan cuman bliau nyang mau baggi-baggii duit sejak Negara kita gitu.. Maksute merddeka gituh lo paaak… laggian kan ini karna masalah dari sononyaa… apa tuh pak.., katanya barrelan bensin naiiik gitu lho… maksute pasaran dunianyaaa ggituuuh..”
Setahu saya belum ada orang Indonesia yang suka meneguk Bensin atau Hobby minum solar sambil makan bakso. Laiknya manusia normal seperti yang hidup dibelahan dunia lainnya, Masyarakat kita sampai hari ini masih WARAS. Artinya pola konsumsi orang Indonesia terhadap BBM masih dipergunakan untuk Kenderaan bermotor dan Industri.
Untuk Masyarakat Kaya, cerita diatas cuma kisah telenovela yang tak mutu alias takkan mempengaruhi mereka. Masyarakat yang ada pada taraf Cukup, akan menjadi Susah dibuatnya, yang Susah akan jadi Miskin, Yang Miskin akan menjadi Melarat. Jika yang di cover oleh BLT ini adalah saudara-saudara kita yang Melarat, bukankah tindakan itu juga sekali gus merupakan keputusan yang akan menambah jumlah orang Melarat?.
Siapakah yang membesarkan Dede Yusuf (Wagub terpilih JABAR..?) Rano Karno (Wakil Bupati Tangerang..?), Komar Anggaota Fraksi Demokrat (FD), Budiman Sujatmiko (PDIP), Aji Masaid (FD), Nurul Arifin (Golkar) dan masih banyak nama lagi di DPP Partai dan di Senayan sana…??
Tugas siapa sebenarnya pencetak atau istilah kerennya, pelaku pengkaderan calon-calon Pemimpin di Republik ini?
Siapa ya..?? siapa ya..??
Ziarah-ziarah yang dilakukan para capres ke makam para Tokoh jika dikaitkan dengan pemanasan menuju 2009 seperti dirilis detik.com dengan tajuk Ziarah Lebih Mudah Dibanding Selesaikan Masalah Hidup adalah merupakan hal yang biasa-biasa saja. Apalagi jika menoleh pada Realita sosiolgi masyarakat kita yang memandang kegiatan seperti itu masih merupakan hal yang dapat menjadi danilai tambah bagi yang melaksanakan. Read the rest of this entry »
Dahulukala di jaman Orde baru(OrBa), ketika menaikkan suatu tarif yang memberatkan hajat hidup orang banyak, pejabat yang meng - umumkan saat itu seringkali memakai kalimat ‘maka kebijaksanaan yang diambil pemerintah adalah …..bla..bla.bla…!!!